Persaingan AI antara Amerika Serikat dan China selama ini lebih sering terdengar sebagai urusan chip, larangan ekspor, dan saling tuduh. Di New Delhi akhir pekan ini, China memakai cara lain: menawarkan kerja sama.
Tawaran itu diajukan di forum tempat Indonesia kini duduk sebagai anggota penuh.

Ringkasan cepat
- Apa: usulan Presiden China Xi Jinping agar China memimpin pembentukan zona open-source untuk kecerdasan artifisial bagi negara-negara BRICS.
- Kapan dan di mana: 13 September 2026, di KTT BRICS di New Delhi, India.
- Isi usulan: dukungan pengembangan model bahasa besar, program riset dan pelatihan AI, serta ekosistem AI yang bisa diakses negara anggota.
- Posisi Indonesia: anggota penuh BRICS. Presiden Prabowo menghadiri KTT pada 12-13 September 2026.
- Catatan: dalam pemberitaan yang kami telusuri, belum ada pernyataan resmi Indonesia soal usulan AI ini.
Apa yang diusulkan Xi
Menurut kantor berita AFP, Xi menyampaikan bahwa China akan memimpin pembentukan zona open-source untuk AI bagi negara-negara BRICS. Isinya mencakup dukungan pengembangan model bahasa besar, program riset dan pelatihan khusus AI, serta pembangunan ekosistem AI yang bisa diakses negara anggota.
Xi juga menyerukan kerangka tata kelola AI global yang luas dan berbasis konsensus.
BRICS kini beranggotakan 11 negara. Kelompok yang dibentuk pada 2009 ini berisi negara-negara ekonomi berkembang yang ingin punya pengaruh lebih besar di luar lembaga-lembaga yang didominasi Barat.
Kenapa open-source dijadikan tawaran
AFP mencatat usulan ini mencerminkan keunggulan China di model AI terbuka, berbeda dengan pendekatan tertutup yang umum dipakai perusahaan AI Amerika.
Contohnya nyata. Tencent belum lama ini membuka bobot model 770 miliar parameternya dengan lisensi Apache 2.0.
Bagi negara berkembang, model yang bobotnya bisa diunduh punya daya tarik yang jelas: bisa dijalankan di dalam negeri, disesuaikan dengan kebutuhan lokal, dan tidak bergantung pada satu penyedia layanan asing.
Tapi ada yang perlu diluruskan. Banyak model yang disebut open-source sebenarnya lebih tepat disebut model open-weight: bobotnya dibagikan, tetapi data dan cara pelatihannya tidak dibuka.
Indonesia di meja KTT
Presiden Prabowo menghadiri KTT BRICS di New Delhi pada 12-13 September 2026 sebagai anggota penuh. Menurut ANTARA, ia didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
ANTARA melaporkan Prabowo menekankan persatuan, dengan menyebut ketahanan pangan, pasokan energi, pendidikan, dan kesejahteraan sebagai fondasi negara yang tangguh. “Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat,” katanya.
Namun dalam pemberitaan yang kami baca, tidak ada pernyataan Indonesia yang secara khusus menanggapi usulan zona AI open-source tersebut. Kami tidak akan menebak sikap pemerintah soal ini.
Yang perlu ditimbang
Tawaran semacam ini datang bersama pertanyaan geopolitik.
Kurang dari sepekan sebelumnya, tiga lembaga keamanan Amerika Serikat menuduh enam perusahaan AI China menyedot kemampuan model Amerika. Sebelumnya lagi, Amerika juga menyiapkan aturan untuk menutup celah sewa GPU lewat Singapura dan Thailand, dua negara tetangga kita.
Artinya, memilih teknologi AI kini tidak lagi sekadar urusan harga dan kualitas. Bagi negara yang berhubungan baik dengan kedua belah pihak, pilihan itu bisa ikut membawa konsekuensi diplomatik.
Model AI terbuka bisa diunduh siapa saja. Yang sedang diperebutkan adalah siapa yang menetapkan standarnya, melatih insinyurnya, dan menggelar pelatihannya.
Yang belum jelas
Pendanaan dan bentuk kelembagaannya. Laporan yang kami baca belum menyebut berapa dananya, siapa pengelolanya, atau kapan mulai berjalan.
Model dan lisensinya. Belum jelas model mana yang akan dipakai atau dibagikan, dan dengan lisensi apa.
Syarat keikutsertaan. Belum jelas bagaimana negara anggota bisa ikut serta, dan apakah ada syarat yang menyertainya.
Apa yang bisa kamu lakukan sekarang
- Kalau kamu memakai model AI yang disebut open-source, baca lisensinya. Terbuka tidak selalu berarti bebas dipakai untuk bisnis.
- Kalau bisnismu bergantung pada model buatan China, pantau perkembangan tuduhan distilasi dan aturan ekspor Amerika. Keduanya bisa memengaruhi akses dan risiko hukum.
- Jangan bergantung pada satu penyedia model. Siapkan alternatif dari ekosistem yang berbeda.
- Pantau tanggapan pemerintah. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ikut dalam delegasi, jadi kementeriannya adalah salah satu pihak yang layak ditunggu sikapnya.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu zona AI open-source BRICS?
Usulan Presiden China Xi Jinping agar China memimpin pembentukan zona open-source untuk AI bagi negara BRICS, mencakup dukungan pengembangan model bahasa besar, program riset dan pelatihan AI, serta ekosistem AI yang bisa diakses negara anggota.
Kapan dan di mana usulan ini disampaikan?
Pada 13 September 2026, di KTT BRICS yang digelar di New Delhi, India.
Apakah Indonesia anggota BRICS?
Ya, Indonesia adalah anggota penuh BRICS. Presiden Prabowo menghadiri KTT BRICS di New Delhi pada 12-13 September 2026.
Apakah Indonesia sudah menyatakan ikut dalam zona AI open-source ini?
Dalam pemberitaan yang kami telusuri, belum ada pernyataan resmi Indonesia yang secara khusus menanggapi usulan tersebut.
Apa bedanya model open-source dan open-weight?
Model open-weight membagikan bobot hasil pelatihannya sehingga bisa diunduh dan dijalankan sendiri, tetapi data dan prosedur pelatihannya belum tentu dibuka. Istilah open-source sering dipakai secara longgar untuk keduanya.




Tinggalkan Komentar