Hampir setiap bulan ada model AI baru yang mengklaim paling pintar. Sakana AI, perusahaan AI asal Jepang, mengambil jalan berbeda: alih-alih membuat model yang lebih pintar, mereka membuat sistem yang memilihkan model.
Hasilnya diberi nama Fugu Max dan Fugu Ultra v2.

Ringkasan cepat
- Apa: Fugu Max dan Fugu Ultra v2, dua varian orkestrator buatan Sakana AI.
- Kapan: 10 September 2026.
- Cara kerja: meneruskan pekerjaan ke sekumpulan model lain melalui satu API.
- Harga Fugu Max: USD 2 per sejuta token masukan dan USD 6 per sejuta token keluaran.
- Ketersediaan: lewat API Sakana yang kompatibel dengan OpenAI, tidak tersedia di Uni Eropa dan EEA, tanpa bobot terbuka.
- Catatan: seluruh klaim harga dan benchmark berasal dari pengumuman Sakana.
Apa itu orkestrator
Menurut MarkTechPost, Fugu adalah orkestrator hasil pelatihan yang membagi pekerjaan ke sekumpulan model lain di balik satu API.
Bayangkan petugas pembagi tugas di kantor. Ia tidak mengerjakan semua pekerjaan sendiri. Ia membaca permintaan, lalu menyerahkannya kepada orang yang paling cocok. Pekerjaan sederhana ke staf biasa, pekerjaan rumit ke ahlinya.
Fugu Max dan Fugu Ultra v2 memakai arsitektur inti yang sama, dengan prioritas berbeda. Fugu Max mengutamakan biaya, sedangkan Fugu Ultra v2 mengutamakan kemampuan.
Soal harga
Fugu Max dipatok USD 2 per sejuta token masukan dan USD 6 per sejuta token keluaran.
Sakana mengklaim harga ini 40 sampai 60 persen lebih rendah dibanding Sonnet 5, GPT 5.6 Terra, dan Kimi K3. Perbandingan itu dibuat oleh Sakana sendiri.
Harga per token hanya separuh cerita. Biaya nyata bergantung pada berapa banyak token yang dihabiskan untuk menyelesaikan satu tugas, seperti yang pernah kami bahas dalam jebakan harga GPT-6 Astra.
Klaim benchmark
Menurut Sakana, Fugu Max meraih skor keseluruhan terbaik di Terminal Bench 2.1, GPQA Diamond, AA-LCR, GDP.pdf, AutomationBench, dan SWEFish.
Untuk Fugu Ultra v2, Sakana menyebut skor 48,3 di Chartography, dibanding 27,3 untuk Claude Opus 5 dan 29,5 untuk Claude Fable 5, serta skor 74,3 di DeepSWE.
Semua angka ini berasal dari Sakana. Kami belum menemukan uji independen yang mengonfirmasinya. Klaim unggul di benchmark dari pembuatnya sendiri sebaiknya dibaca dengan hati-hati, seperti klaim Meta Muse Spark 1.3 beberapa waktu lalu.
Yang perlu ditanyakan sebelum memakai
Karena orkestrator meneruskan pekerjaan ke model lain, ada beberapa pertanyaan yang layak diajukan.
Model mana yang sebenarnya mengerjakan tugasmu? Ini memengaruhi konsistensi hasil dari waktu ke waktu.
Ke mana datamu diteruskan, dan di mana diproses? Ini penting bila kamu mengirim data pelanggan atau dokumen internal.
Apa yang terjadi bila salah satu model di dalam kumpulan itu berubah atau dihentikan?
Hemat biaya itu menarik. Tapi sebelum menyerahkan datamu, pastikan kamu tahu model mana yang sebenarnya mengerjakannya.
Apa yang bisa kamu lakukan sekarang
- Uji dengan tugasmu sendiri. Bandingkan hasil dan biayanya dengan model yang biasa kamu pakai.
- Tanyakan kebijakan datanya. Cari tahu ke penyedia mana saja data diteruskan.
- Jangan kirim data sensitif sebelum jawabannya jelas.
- Hitung biaya per tugas, bukan hanya per token. Model yang murah per token belum tentu murah per pekerjaan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu Fugu Max?
Orkestrator buatan Sakana AI yang dirilis 10 September 2026. Fugu Max tidak menjawab sendiri, melainkan meneruskan pekerjaan ke sekumpulan model lain melalui satu API.
Berapa harga Fugu Max?
USD 2 per sejuta token masukan dan USD 6 per sejuta token keluaran. Sakana mengklaim harga ini 40 sampai 60 persen lebih rendah dibanding Sonnet 5, GPT 5.6 Terra, dan Kimi K3.
Apa bedanya Fugu Max dan Fugu Ultra v2?
Keduanya memakai arsitektur orkestrator yang sama. Fugu Max mengutamakan biaya, sedangkan Fugu Ultra v2 mengutamakan kemampuan, dengan skor yang diklaim Sakana lebih tinggi pada benchmark seperti Chartography dan DeepSWE.
Apakah klaim benchmark Fugu Max sudah diuji independen?
Belum ada yang kami temukan. Seluruh angka harga dan benchmark dalam peluncuran ini berasal dari pengumuman Sakana AI.
Apakah Fugu Max bisa dipakai di Indonesia?
Laporan peluncuran menyebut Fugu Max tidak tersedia di Uni Eropa dan EEA, tanpa menyebut pembatasan untuk Indonesia. Aksesnya melalui API Sakana yang kompatibel dengan OpenAI.




Tinggalkan Komentar