Tema Utama Hari ke-3 CES 2026
Setelah dua hari pertama yang didominasi oleh robot humanoid skala besar dan sistem AI industri, Hari ke-3 di CES 2026 menghadirkan energi yang berbeda. Fokusnya bergeser ke arah inovasi yang lebih halus dan eksperimental. Ini adalah hari di mana teknologi seperti sensor canggih, AI, dan baterai mulai “menyelinap ke dalam objek sehari-hari” (slip into everyday objects). Beberapa terasa praktis, beberapa terasa aneh, tetapi secara keseluruhan, hari ini menunjukkan bagaimana teknologi mulai diuji coba dalam bentuk yang realistis untuk segera dipasarkan, memberikan gambaran nyata tentang masa depan gawai personal.
2.0 Inovasi Teknologi Kesehatan (Health Tech)
Tren utama dalam teknologi kesehatan di CES tahun ini adalah bagaimana sensor kesehatan menjadi lebih kecil, lebih murah, dan terintegrasi ke dalam perangkat konsumen umum. Hal ini menandai pergeseran besar dalam pemantauan kesehatan, yang sebelumnya hanya dapat dilakukan di laboratorium, kini dapat diakses dengan mudah dari rumah.
2.1 Y-Brush: Analisis Kesehatan Melalui Sikat Gigi
Pada pandangan pertama, Y-Brush terlihat seperti sikat gigi yang efisien, mampu membersihkan semua gigi hanya dalam waktu 20 detik. Namun, inovasi utamanya terletak pada sensor analisis napas yang tertanam di dalamnya, yang diposisikan di dekat rongga hidung. Sensor ini tidak dirancang untuk memberikan diagnosis medis formal, melainkan untuk melakukan “deteksi pola” (pattern detection). Dengan menganalisis senyawa dalam napas, Y-Brush dapat menandai perubahan dari waktu ke waktu yang mungkin berkorelasi dengan sinyal kesehatan, seperti penyakit gusi atau masalah metabolisme. Signifikansinya adalah demonstrasi bahwa sensor canggih kini menjadi cukup terjangkau untuk disematkan di mana saja, bahkan di dalam sikat gigi.
2.2 Thod dari Touchpoint Solution: Mengelola Stres dengan Getaran
Thod adalah sepasang perangkat yang dapat dijepitkan pada pakaian untuk manajemen stres. Keduanya dikenakan di sisi tubuh yang berlawanan dan bekerja menggunakan mekanisme yang disebut bilateral alternating stimulation tactile feedback (BLAST), yaitu getaran bergantian yang terbukti secara klinis dapat menenangkan sistem saraf. Keunggulannya adalah kemampuan integrasi dengan perangkat wearable seperti Apple Watch. Ketika jam tangan mendeteksi lonjakan detak jantung atau metrik stres lainnya, Thod akan aktif secara otomatis. Wawasan utamanya adalah bagaimana produk ini berhasil menjembatani teknik terapi klinis ke dalam perangkat keras konsumen.
2.3 Cincin Pintar RingConn Generasi ke-3: Pemantauan Tekanan Darah
Fitur baru yang paling menonjol dari cincin pintar RingConn generasi ketiga adalah kemampuannya untuk memantau tekanan darah. Ini merupakan sebuah terobosan, karena pengukuran tekanan darah biasanya memerlukan kalibrasi dan posisi yang stabil. RingConn mencapai terobosan ini dengan menerapkan strategi dua bagian yang cerdas:
- Pengukuran Saat Tidur: Perangkat mengukur tekanan darah selama pengguna tidur, saat tubuh dalam kondisi paling stabil.
- Kalibrasi Awal: Membutuhkan kalibrasi awal menggunakan alat pengukur tekanan darah tradisional untuk memastikan akurasi.
Signifikansi fitur ini sangat besar, karena tren tekanan darah di malam hari seringkali lebih prediktif terhadap risiko kesehatan. Kemampuan untuk mencapai ini dalam bentuk cincin menunjukkan lompatan besar dalam teknologi sensor optik.
2.4 Platform Dexcom Stell: Wawasan Berbasis AI
Pembaruan dari Dexcom kali ini berfokus pada perangkat lunak, bukan perangkat keras. Perusahaan mendesain ulang aplikasi untuk monitor glukosa berkelanjutan (CGM) mereka. Perubahan utamanya adalah pergeseran dari sekadar menampilkan grafik data mentah menjadi memberikan wawasan yang didorong oleh AI. Aplikasi ini sekarang secara aktif menyoroti bagaimana kadar glukosa berkorelasi dengan makanan yang dikonsumsi dan aktivitas fisik yang dilakukan. Selain itu, Dexcom memperkuat integrasinya dengan platform lain seperti Aura, menyoroti tema yang berulang di CES: menciptakan pandangan kesehatan yang berlapis dan holistik.
Sementara integrasi sensor ini membuat kesehatan pribadi lebih terlihat, tren paralel pada Hari ke-3 berfokus pada membuat pekerjaan profesional menjadi lebih mulus. Alat-alat berikut ini dirancang bukan untuk memantau tubuh, melainkan untuk menghilangkan hambatan dari alur kerja kreatif dan produktivitas.
3.0 Alat Produktivitas dan Kreasi
Tren dalam kategori ini adalah menciptakan alat yang secara praktis menghilangkan hambatan dan memecahkan masalah yang sudah lama ada bagi para pekerja dan kreator konten.
3.1 Magic Screen dari Intricate: Layar Sentuh untuk MacBook
Magic Screen adalah solusi fisik yang cerdas untuk masalah yang telah lama dihindari oleh Apple: tidak adanya layar sentuh pada MacBook. Ini adalah lapisan layar sentuh yang dapat dipasang secara magnetis di atas layar MacBook. Perangkat ini terhubung melalui USB-C dan langsung mendukung input sentuhan jari serta stylus yang sensitif terhadap tekanan, dengan latensi yang sangat rendah. Bagian paling cerdas dari rekayasanya adalah sistem ini mampu mempertahankan perilaku normal MacBook, termasuk deteksi tidur saat laptop ditutup, sehingga menawarkan integrasi yang mulus tanpa memerlukan modifikasi perangkat lunak yang besar.
3.2 OWC & Strata: Editing Video Jarak Jauh Tanpa Cloud
Kemitraan antara OWC dan Strata menghasilkan sistem yang memungkinkan editor video untuk mengerjakan file dari jarak jauh seolah-olah file tersebut ada di mesin lokal mereka. Hebatnya, ini berfungsi tanpa perlu mengunggah file berukuran besar ke cloud. Sistem ini menggunakan “sistem akses file virtual” yang hanya mengalirkan (stream) data yang diperlukan saat itu juga. Kinerjanya terbukti sangat andal, di mana pemutaran dan scrubbing video tetap lancar bahkan melalui koneksi jaringan yang buruk. Manfaat utamanya adalah penghapusan hambatan besar dan biaya penyimpanan yang signifikan bagi tim kreatif yang tersebar di seluruh dunia.
Dari alat yang dirancang untuk produktivitas profesional, inovasi di Hari ke-3 juga menyentuh aspek hiburan pribadi dan lingkungan rumah, dimulai dengan beberapa pendekatan yang sangat unik terhadap audio.
4.0 Inovasi Audio yang Unik
Inovasi audio pada Hari ke-3 tidak berfokus pada fitur konsumen pada umumnya, melainkan pada faktor bentuk yang unik dan kualitas tingkat profesional.
4.1 Lollipop Star: Musik Melalui Konduksi Tulang
Lollipop Star adalah contoh utama dari eksperimen teknologi sensorik. Ini adalah permen lolipop yang secara harfiah dapat memutar musik saat Anda memakannya. Teknologi di baliknya adalah konduksi tulang (bone conduction), di mana getaran suara merambat melalui gigi dan tulang rahang ke telinga bagian dalam, bukan melalui udara. Produk ini menunjukkan bagaimana teknologi sensor dapat menemukan aplikasi baru yang tak terduga dengan cara yang menyenangkan dan eksperimental.
4.2 Headphone Gaming BioDynamic MMX300 Pro
BioDynamic MMX300 Pro menonjol bukan karena fitur gaming yang mencolok, tetapi karena fokusnya pada kualitas audio tingkat studio dan daya tahan. Dengan bagian-bagian yang dapat diganti, seperti bantalan telinga dan baterai, headphone ini lebih terasa seperti peralatan profesional. Isolasi suara pasifnya sangat efektif sehingga banyak pengunjung yang mengira headphone ini menggunakan peredam bising aktif (active noise cancellation).
4.3 Headphone TDM yang Berubah Menjadi Speaker
Headphone dari TDM menawarkan fungsionalitas ganda yang unik. Perangkat ini dapat dilipat dan dikonfigurasi ulang secara fisik untuk berubah menjadi speaker portabel. Desain mekanisnya yang cerdas memecahkan kasus penggunaan nyata bagi orang-orang yang menginginkan satu perangkat untuk mendengarkan secara pribadi dan berbagi audio dengan orang lain.
Dari perangkat audio pribadi yang bisa dibawa-bawa, fokus kemudian beralih ke teknologi yang lebih luas, yang dirancang untuk berintegrasi dan memperkaya tampilan serta suasana di dalam rumah.
5.0 Teknologi Rumah dan Tampilan (Home & Display Tech)
Hari ke-3 menampilkan teknologi yang dirancang untuk menyatu secara mulus dengan lingkungan rumah, baik sebagai karya seni, perabotan, maupun pengganti perangkat tradisional.
- Bingkai Seni E-Ink Fryic: Sebuah bingkai seni yang menghasilkan gambar AI dari perintah suara ke layar e-ink berwarna penuh berdaya rendah. Teknologi ini membuat seni yang dihasilkan AI terasa seperti karya seni cetak, dan yang paling mengesankan, masa pakai baterainya diukur dalam hitungan tahun, bukan jam.
- Lampu Donat IKEA Varmblixt (Versi Terbaru): Versi terbaru dari lampu populer ini menambahkan kontrol warna dan peredupan, menunjukkan cara sukses menyematkan elektronik ke dalam objek yang tetap terasa seperti perabotan, bukan gawai.
- Proyektor Laser AWOL Vision: Proyektor laser ultra-short-throw (UST) yang dirancang untuk menggantikan TV dengan menampilkan gambar 4K berukuran besar dari jarak hanya beberapa inci, diposisikan sebagai sistem home theater mandiri.
- TV MicroRGB: Teknologi panel generasi berikutnya yang didorong oleh Samsung, LG, dan Hisense. Teknologi ini menggunakan LED self-emissive untuk kecerahan lebih tinggi dan warna lebih baik, menandakan pergerakannya menuju pasar massal.
Dari teknologi rumah yang bersifat stasioner, perhatian kemudian beralih ke inovasi yang berfokus pada pergerakan dan mobilitas pribadi, baik untuk pekerjaan maupun perjalanan.
6.0 Mobilitas Pribadi dan Kendaraan Listrik (EV)
Produk mobilitas yang dipamerkan mencakup spektrum yang luas, mulai dari kendaraan utilitas praktis, sepeda untuk komuter, hingga beberapa produk unik khas CES.
| Produk | Deskripsi & Kegunaan Utama |
| Nive E-Wagon 4X | Gerobak bertenaga listrik yang dirancang untuk mengangkut peralatan berat (hingga setengah ton), ditujukan untuk kru produksi, kemping, dan penggunaan industri. |
| Segway Mayion eBike | Sepeda listrik komuter dengan pelacakan terintegrasi dan dukungan Apple Find My. Model bisnis berbasis langganannya menyoroti tren industri menuju perpaduan penjualan perangkat keras dengan layanan berkelanjutan. |
| Strut EV1 | Kursi mobilitas listrik pintar yang menggabungkan fitur kursi roda dan skuter dengan navigasi otonom menggunakan kamera dan LiDAR untuk menghindari rintangan. |
| Koper Tunggang Gyro | Koper jinjing dengan setang dan motor yang memungkinkan pengguna untuk mengendarainya, sebuah contoh kategori produk CES yang unik dan sering muncul kembali. |
Setelah menjelajahi mobilitas fisik, kategori terakhir bergeser ke ranah digital, melihat bagaimana kecerdasan buatan diterapkan untuk meningkatkan pengalaman dalam bermain game.
7.0 Kecerdasan Buatan (AI) dalam Gaming
Demonstrasi AI dalam gaming tidak berfokus pada perangkat keras baru, melainkan pada penciptaan pengalaman perangkat lunak yang lebih dinamis dan responsif.
7.1 Demonstrasi dari Nvidia
Nvidia memamerkan dua aplikasi AI yang mengesankan:
- Rekan Tim Bertenaga AI di PUBG: Sebuah AI yang dapat berperan sebagai rekan satu tim. AI ini mampu merespons perintah suara, berbagi informasi taktis tentang posisi musuh, dan bertindak secara mandiri di dalam dunia game.
- Asisten Tutorial AI di Total War: Sebuah sistem cerdas yang dapat membaca kondisi permainan secara dinamis dan menjelaskan mekanisme permainan yang relevan kepada pemain secara real-time, memberikan bantuan kontekstual saat dibutuhkan.
8.0 Kesimpulan: Pelajaran dari Hari ke-3
Jika hari-hari sebelumnya di CES 2026 terasa seperti sebuah pertunjukan akbar, Hari ke-3 lebih terasa seperti sebuah “laboratorium”. Ini adalah hari di mana batasan antar kategori teknologi mulai kabur: mainan memiliki sensor, perabotan memiliki AI, perangkat kesehatan hidup di dalam sikat gigi, dan alat kerja secara diam-diam menghilangkan hambatan. Inovasi-inovasi ini mungkin tidak memancing tepuk tangan meriah, tetapi mereka adalah jenis teknologi yang paling mungkin muncul secara nyata dalam kehidupan kita dalam beberapa tahun mendatang. Inilah pelajaran utama dari Hari ke-3: masa depan teknologi konsumen mungkin lebih tenang, lebih terintegrasi, dan lebih praktis dari yang kita duga.




Leave a Comment