Ada tuduhan menarik di gugatan terbaru terhadap Anthropic. Bukan sekadar soal mengambil lirik lagu tanpa izin, tapi soal apa yang dilakukan setelah mengambilnya.
Pada 28 Agustus 2026, Sony Music Publishing dan Warner Chappell Music bersama sejumlah penerbit afiliasinya mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik California Utara. Totalnya 35 penerbit musik. Yang digugat bukan cuma perusahaannya, tapi juga CEO Dario Amodei dan salah satu pendirinya, Benjamin Mann, secara pribadi.

Ringkasan cepat
- Apa: gugatan hak cipta atas penggunaan lirik lagu untuk melatih Claude.
- Kapan: diajukan 28 Agustus 2026.
- Penggugat: Sony Music Publishing, Warner Chappell Music, dan penerbit afiliasi, total 35 penerbit musik.
- Tergugat: Anthropic, Dario Amodei, dan Benjamin Mann.
- Tuntutan: hingga USD 150.000 per karya yang dilanggar secara sengaja, hingga USD 25.000 per pelanggaran informasi manajemen hak cipta, pembukaan data pelatihan, pemusnahan salinan, dan larangan permanen.
Tuduhan yang paling tajam bukan soal mengambil
Semua gugatan hak cipta terhadap perusahaan AI menuduh hal yang sama: mengambil karya tanpa izin. Yang membedakan gugatan ini ada di bagian berikutnya.
Para penerbit menuduh proses pembersihan data Anthropic menghapus judul lagu, nama penulis lagu, informasi penerbit, dan pemberitahuan hak cipta, sementara liriknya sendiri tetap disimpan.
Kalau tuduhan itu benar, artinya bukan sekadar kelalaian. Menghapus penanda kepemilikan sambil menyimpan isinya membuat materi berhak cipta jadi sulit dilacak, dan membuat keluarannya muncul tanpa atribusi.
Bedanya seperti meminjam buku tanpa izin, dibanding meminjam buku tanpa izin lalu merobek halaman yang mencantumkan nama penulisnya.
Perlu ditegaskan: ini masih tuduhan dalam gugatan, belum terbukti di pengadilan. Anthropic belum tentu bersalah, dan perkaranya baru dimulai.
Ini gugatan kelima, bukan yang pertama
Yang membuat kabar ini berat bukan gugatannya sendiri, melainkan tumpukannya.
Universal Music Publishing Group, Concord Music Group, dan ABKCO sudah menggugat Anthropic sejak Oktober 2023. Penerbit yang sama mengajukan gugatan kedua pada Januari 2026 yang mencakup lebih dari 20.000 karya dengan tuntutan di atas USD 3 miliar. BMG menyusul pada Maret 2026, lalu Round Hill Music pada 17 Agustus 2026.
Dengan masuknya Sony dan Warner Chappell, ketiga penerbit musik besar dunia kini sama-sama menggugat Anthropic.
Kenapa penerbit musik, bukan penyanyinya
Banyak orang mengira hak cipta lagu ada di penyanyinya. Sebenarnya tidak.
Sebuah lagu punya dua lapis hak. Ada rekaman suaranya, yang biasanya dipegang label. Dan ada komposisinya, yaitu melodi dan liriknya, yang dipegang penerbit musik atas nama penulis lagu.
Gugatan ini soal lapis kedua. Yang dipersoalkan bukan rekaman lagunya, melainkan liriknya sebagai karya tulis. Karena itu yang maju ke pengadilan adalah penerbit musik.
Apa artinya buat kamu yang memakai AI
Ini bukan sekadar drama korporat. Ada dampaknya ke pemakaian sehari-hari.
Pertama, model AI akan makin ketat menolak menampilkan lirik lagu. Kalau kamu pernah heran kenapa chatbot menolak menuliskan lirik lagu favoritmu padahal liriknya ada di mana-mana, inilah sebabnya.
Kedua, dan ini lebih penting: kalau kamu memakai AI untuk membuat konten, keluaran AI bisa saja mengandung potongan karya orang lain tanpa penanda apa pun. Yang menanggung risikonya adalah kamu yang menerbitkan, bukan penyedia modelnya.
Ketiga, ini menjelaskan kenapa perusahaan AI makin tertutup soal data pelatihannya. Salah satu tuntutan dalam gugatan ini justru meminta pembukaan data pelatihan. Kami membahas bagaimana model dilatih di Apa itu LLM.
Apa yang bisa kamu lakukan sekarang
- Jangan menerbitkan keluaran AI mentah-mentah untuk keperluan komersial. Periksa dulu apakah ada kalimat yang terasa terlalu khas, lalu telusuri asalnya.
- Hindari meminta AI menghasilkan lirik, puisi, atau kutipan panjang yang mirip karya yang sudah ada. Risikonya ada di pihakmu.
- Simpan catatan proses kerjamu. Kalau suatu hari ada sengketa, bukti bahwa karyanya kamu susun sendiri jauh lebih berguna daripada bantahan lisan.
Pertanyaan yang sering muncul
Siapa yang menggugat Anthropic soal lirik lagu?
Sony Music Publishing, Warner Chappell Music, dan sejumlah penerbit afiliasinya, total 35 penerbit musik. Gugatan diajukan pada 28 Agustus 2026 di Pengadilan Distrik California Utara.
Apa isi tuduhannya?
Para penerbit menuduh Anthropic memperoleh dan menggandakan puluhan ribu karya musik tanpa izin, lalu menghasilkan liriknya sebagai keluaran. Mereka juga menuduh proses pembersihan data menghapus judul lagu, nama penulis, informasi penerbit, dan pemberitahuan hak cipta, sementara liriknya tetap disimpan.
Berapa nilai tuntutannya?
Hingga USD 150.000 untuk setiap karya yang dilanggar secara sengaja, dan hingga USD 25.000 untuk setiap pelanggaran informasi manajemen hak cipta. Penggugat juga menuntut pembukaan data pelatihan, pemusnahan salinan yang melanggar, serta larangan permanen.
Apakah ini gugatan pertama terhadap Anthropic?
Bukan. Ini gugatan kelima dari kalangan penerbit musik. Sebelumnya ada gugatan Universal Music Publishing Group bersama Concord dan ABKCO pada Oktober 2023, gugatan kedua pada Januari 2026, gugatan BMG pada Maret 2026, dan Round Hill Music pada 17 Agustus 2026.
Apakah Anthropic sudah dinyatakan bersalah?
Belum. Semua yang disebut di atas masih berupa tuduhan dalam gugatan yang baru diajukan dan belum dibuktikan di pengadilan.




Tinggalkan Komentar