Model open-weight adalah model AI yang “bobot”-nya, yaitu angka-angka hasil pelatihan, dibagikan ke publik. Siapa pun bisa mengunduh, menjalankannya di komputer sendiri, dan memodifikasinya.
Open-weight belum tentu open source
Dua istilah ini sering dianggap sama, padahal tidak.
- Open-weight berarti bobotnya dibagikan. Kamu bisa memakai modelnya, tapi belum tentu tahu data apa yang dipakai melatihnya.
- Open source dalam arti ketat berarti resep lengkapnya ikut dibuka: data latih, kode, dan prosedurnya.
Sebagian besar model “terbuka” yang beredar hari ini sebenarnya open-weight, bukan open source penuh. Perhatikan juga lisensinya, karena tidak semua mengizinkan pemakaian komersial.
Kenapa ini menarik
- Datamu tidak keluar. Model berjalan di perangkatmu sendiri, cocok untuk data sensitif.
- Tidak ada tagihan per token. Biayanya pindah ke perangkat keras dan listrik.
- Tidak bisa dimatikan sepihak. Model yang sudah kamu unduh tetap ada meski vendor mengubah kebijakan.
- Bisa disetel ulang. Kamu bebas melakukan fine-tuning sendiri.
Harga yang harus dibayar
Model terbuka umumnya bukan yang terkuat. Perusahaan besar cenderung membuka model kelas menengah dan menyimpan model terdepannya.
Selain itu kamu mengurus sendiri semuanya: perangkat keras yang memadai, pemasangan, pembaruan, dan pengamanan. Yang tadinya tagihan bulanan berubah jadi pekerjaan teknis.
Contoh nyata
Meta merilis Muse Glimmer, model 30 miliar parameter berlisensi Apache 2.0 yang dirancang berjalan di komputer konsumen, sementara model utamanya tetap tertutup. Pola itu cukup mewakili keadaan industri saat ini.
Istilah terkait
LLM · Fine-tuning · Token
Kembali ke Glosarium AI.
